Benar ‘kan, bahwa kita seharusnya berkata “insya Allah”?

Tulisan ini terkait dengan postingan terakhir saya yang berjudul Dua/Dua/Dua Kosong Satu Dua. Di situ saya bilang akan menambah postingan baru pada hari berikutnya (tanggal 3 Februari). Akan tetapi, kenyataan berkata lain. Pada tanggal tersebut (kemarin) saya tidak berkesempatan untuk mem-post-kan satu hurufpun. Untung saya sudah bilang “insya Allah” sebelumnya. Lho, apa tepat tow saya bilang “untung”?

Untung, karena mungkin saya bisa merasa terhindar dari ingkar janji. Saya teringat kata Bapak Dwi, dosen saya, pada saat menanyakan kesanggupan para mahasiswanya untuk melaksanakan hal akademis di waktu yang akan datang. Kami menjawab, “Insya Allah, Pak!”. Lantas (kurang lebih) kata beliau, “Itu tadi insya Allah-nya orang Jawa atau orang Islam?”.

Kata Pak Dwi, bahwa insya Allah-nya orang Islam itu berkadar 99%. Maksudnya, hanya Allah yang ngreksani suatu hal akan jadi atau tidak. Kalau insya Allah-nya kita (baca: orang Jawa) kemungkinan bisa jauh lebih sedikit lagi. Karena insya Allah-nya kita telah tercampur dengan niat, daya ingat, dan semangat kita.

Atau mungkin saya bilang untung karena  saya telah mengikuti perintah Allah yang berkaitan dengan apa yang kita akan kerjakan di hari esok. Itu terlepas dari 2 “genre” insya Allah ala Bapak Dwi tadi.

Kemarin itu sebenarnya hari keberangkatan Shine ke Surabaya untuk PKPA. Tepatnya di RSAL dr. Ramelan. Jadinya, kemarin adalah hari istimewa pula. Kata Shine, dr. Ramelan itu sebuah rumah sakit kepunyaan Angkatan Laut. Disiplinnya jangan ditanya. Dari sisi akademiknya, RSAL tersebut adalah yang terbaik dari RS-RS yang tersedia (atau bersedia) menjalin kerjasama dengan universitas tempat Shine menempuh program profesi Apoteker. Jika boleh saya berkomentar dengan bangga, RSAL dr. Ramelan adalah tempat PKPA yang terbaik untuk mahasiswa profesi Apoteker terbaik.

O ya, Shine adalah nama panggilan dari saya untuk seseorang yang istimewa di hati saya. Sedangkan hari ini adalah hari pertama dia menetap di Kota Pahlawan.

Sekian dulu sebelum saya sampai ke mana-mana. Yang pasti, sampai detik ini saya masih bisa menulis di sini dengan sehat wal afiat. Alhamdulillaah.

See you.

Iklan

Ditandai:, , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

POEMS AND SONGS FOR CHILDREN

poems poetry children song indonesia jakarta

Wahyu Kokkang

Love - Life - Laugh

@kucing_majelis

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَّى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ اَلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ

Kabar tentang Dunia Islam

Menyediakan Informasi yang Tepat agar Ummat Tidak Tersesat oleh Berita orang Fasiq/Kafir

Satriwan's Blog

Yakin Usaha Sampai Demi Kemajuan

mifka weblog

Sekedar Catatan

obraytech's Blog / Computers

All About Computers,Gadget & Other

NETLABELS NOISES

selected netlabel releases

Walid Umar

Your Time Is Limited; Sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat untuk sesama...

lombokdihati

DIBALIK KESUNYIAN PELANGAN

The Simple Blog

Berawal dari sesuatu yang tidak mungkin

The Lost Word

Menulislah Walau Hanya Satu Kalimat

ENGLISH LEARNING CENTRE

Sharing and Growing for Better Education

Catatan Arief Mardianto

Pengingat disaat lupa ...

Welcome to my blog

Berbagi itu menyenangkan.

ilmu manajemen

Membantu anda dalam memahami

A Dreamer

It's true that we don't know what we've got until we lose it, but it's also true that we don't know what we've been missing until it arrives.

YoUMovi

Watch and download full movies online

%d blogger menyukai ini: